Kepulauan Seribu Mendapatkan Sertifikat Eleminasi Malaria Pertama di Indonesia

Kepulauan Seribu Mendapatkan Sertifikat Eleminasi Malaria Pertama di Indonesia

Kepulauan Seribu Mendapatkan Sertifikat Eleminasi Malaria Pertama di Indonesia – Keberhasilan memberantas dan menjadi kawasan bebas malaria di Indonesia, Kabupaten Kepulauan Seribu menjadi daerah pertama yang mendapat sertifikat eleminasi malaria di Indonesia. Sertifikat diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi kepada Bupati Kepulauan Seribu Achmad Ludfi di Balai Kartini, Jakarta Pusat, Kamis (25/42013).

“Keberhasilan ini merupakan kerja keras dan partisipasi tinggi masyarakat serta dukungan pemerintah dan instansi terkait. Ini kerja hanya pemerintah, masyarakat lebih banyak berperan, karena tanpa masyarakat, kta tidak akan dapat sertifikat eleminasi malaria ini,” tutur Achmad Ludfi. Ludfi berharap, dengan penghargaan ini menjadi stimulan kebersamaan pemerintah dengan masyarakat Pulau Seribu dalam melaksanakan pembangunan lebih lanjut.

“Di depan akan banyak rencana pembangunan Kepulauan Seribu yang membutuhkan peran serta masyarakat. Kita berharap, penghargaan ini menjadi pendorongnya,” ujar Ludfi. Menteri Kesehatan, Nafsiah Mboi dalam sambutan acara penyerahan Sertifikat Eleminasi Malaria mengatakan, Indonesia bertekad kuat mencapai eliminasi Malaria. Mulai 2007, Indonesia secara bertahap akan mencapai eliminasi Malaria. Selambat-lambatnya pada 2030, Indonesia ditargetkan mencapai tahap eliminasi atau bebas malaria.

Tahun ini, salah satu wilayah yang telah mencapai tahap bebas Malaria adalah Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu. Menkes sangat mengharapkan kegiatan surveilans Malaria di Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu dapat dilakukan dengan baik, agar status eliminasi yang sudah tercapai tetap terjaga. “Keberhasilan ini merupakan bukti bahwa kita mampu mengeliminasi malaria dari wilayah Indonesia. Saya yakin, di tahun mendatang secara bertahap satu demi satu wilayah di Indonesia akan bebas dari Malaria”, ujar Nafsiah.

Nafsiah tambahkan, masalah Malaria merupakan masalah yang kompleks. Hal ini dikarenakan bahwa penyebaran malaria berkaitan dengan masalah lingkungan, perubahan iklim, mobilitas penduduk dan perilaku masyarakat. “Karenanya, eliminasi Malaria harus melibatkan semua komponen masyarakat, dilakukan secara persisten dan terus-menerus, serta diarahkan pada sasaran yang tepat agar member hasil optimal”, imbuhnya.

(Sumber : BeritaPulauSeribu[dot]com)


Share this article :

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better

Twitter

Facebook

Google+